Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya menarik lewat film Para Perasuk. Salah satu sorotan utama datang dari debut akting penyanyi internasional, Anggun C. Sasmi, yang mengaku mengalami tantangan besar saat mendalami perannya.
Dalam film garapan Wregas Bhanuteja ini, Anggun memerankan karakter Guru Asri, sosok penting dalam cerita yang sarat nuansa spiritual dan emosional.
Tantangan Jarak dan Latihan Terbatas
Salah satu kendala terbesar yang dihadapi Anggun adalah jarak. Ia diketahui telah lama menetap di Paris, sehingga tidak bisa mengikuti latihan secara langsung bersama pemain lain.

Kondisi ini membuat proses pendalaman karakter menjadi lebih sulit. Anggun harus menjalani sesi reading dan diskusi melalui Zoom, yang tentu berbeda dengan latihan tatap muka.
Harus Berimajinasi Tanpa Naskah
Tak hanya soal jarak, tantangan lain muncul dari karakter yang ia perankan. Dalam beberapa adegan, Anggun harus menciptakan mantra sendiri tanpa teks atau panduan naskah.
Hal ini menuntut kemampuan imajinasi yang tinggi serta pemahaman mendalam terhadap karakter Guru Asri.
Baca juga: Reza Rahadian Jadi Pemeran Utama Descendants of the Sun Indonesia, Tuai Pro Kontra Netizen
Rekaman One Take yang Menegangkan
Menariknya, adegan mantra tersebut tidak dilakukan berulang kali. Anggun harus merekamnya dalam satu kali pengambilan gambar (one take).
Situasi ini membuat tekanan semakin besar karena tidak ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan.
Film Sarat Makna dan Eksplorasi Emosi
Film Para Perasuk sendiri bukan sekadar film biasa. Karya ini menghadirkan cerita tentang tradisi kerasukan yang memiliki makna sosial dan emosional mendalam.
Dibintangi juga oleh Angga Yunanda dan Maudy Ayunda, film ini dijadwalkan tayang pada 2026 dan sudah menarik perhatian publik sejak awal produksinya.
Dedikasi Total Seorang Anggun
Meskipun sempat merasa frustrasi, Anggun berhasil melewati tantangan tersebut dengan profesionalisme tinggi. Dedikasinya menunjukkan bahwa dunia akting membutuhkan kesiapan mental dan kreativitas yang tidak kalah dari dunia musik.