Nama selebgram Jule atau Julia Prastini belakangan ikut ramai dibicarakan setelah terseret perkara vape yang disebut mengandung etomidate. Perkaranya bermula dari pengembangan kasus yang dilakukan polisi hingga akhirnya Jule diamankan di sebuah apartemen kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Buat yang hanya melihat kabarnya sekilas di media sosial, kasus ini memang bisa terasa membingungkan. Ada penangkapan, temuan cartridge vape, hasil tes urine, sampai status hukum yang berbeda antara Jule dan tiga orang lainnya. Supaya tidak tercampur dengan berbagai rumor, berikut rangkaian fakta yang telah disampaikan dalam proses pemeriksaan.
Jule Diamankan Saat Menerima Paket
Perkara ini bermula ketika polisi mengembangkan penyelidikan terhadap dua perempuan berinisial RR dan RN. Dari pengembangan tersebut, petugas menemukan puluhan cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.
Penyelidikan kemudian mengarah pada sebuah paket yang disebut dipesan oleh perempuan berinisial JP. Identitas JP kemudian diketahui sebagai Julia Prastini atau Jule.
Petugas melakukan pengawasan terhadap pengiriman paket tersebut. Jule akhirnya diamankan setelah menerima paket di apartemen kawasan Cilandak.
Dari sini, pembahasan mengenai Jule ditangkap polisi, kasus Jule, dan vape etomidate mulai menyebar luas.
Baca juga: Gegara Vape “Ajaib”, Selebgram Jule Diciduk di Apartemen
Polisi Menemukan Empat Cartridge Vape
Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan empat cartridge vape di tempat Jule. Tiga cartridge disebut sudah kosong atau merupakan sisa penggunaan, sementara satu lainnya masih berisi cairan yang diduga mengandung etomidate.
Jumlah dan kondisi barang bukti tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan polisi untuk mengetahui bagaimana Jule terlibat dalam perkara tersebut.
Yang perlu digarisbawahi, temuan cartridge tersebut tidak otomatis membuat seluruh pihak yang terlibat memiliki posisi hukum yang sama. Polisi kemudian membedakan status Jule dengan pihak lain yang diperiksa dalam perkara ini.
Baca juga: Profil Lengkap Jule: Biodata, Keluarga, dan Fakta Menarik Selebgram Berhijab
Tes Urine Jule Positif Etomidate
Pemeriksaan tidak berhenti pada barang bukti. Polisi juga melakukan tes urine terhadap Jule.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kandungan etomidate dalam urine Jule. Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Tandayu menyampaikan, “Hasil urinenya positif etomidate.”
Informasi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan kasus narkoba Jule yang kemudian menjadi perhatian publik.
Etomidate sendiri bukan sekadar istilah yang muncul dalam perkara ini. Zat tersebut dikenal dalam dunia medis sebagai obat anestesi, tetapi penggunaannya di luar kebutuhan medis dapat menimbulkan persoalan serius. Karena itu, keberadaan etomidate dalam cairan vape menjadi salah satu hal yang diperiksa aparat.
Jule Mengaku Menggunakan Vape Selama Beberapa Minggu
Dalam pemeriksaan, Jule disebut mengakui telah menggunakan vape tersebut selama sekitar dua sampai tiga minggu.
Polisi juga menyampaikan adanya alasan pribadi yang dikaitkan dengan penggunaan tersebut, termasuk kondisi stres yang dirasakan Jule. Detail persoalan pribadinya tidak seluruhnya dibuka ke publik.
Bagian ini penting karena informasi yang beredar di media sosial sering kali berkembang jauh lebih cepat daripada keterangan resmi. Jadi, untuk istilah seperti Jule pakai vape narkoba atau Jule narkoba, konteks pemeriksaan dan keterangan aparat tetap perlu diperhatikan agar tidak menyimpulkan sesuatu di luar fakta yang tersedia.
Baca juga: Etomidate dalam Vape: Zat Berbahaya yang Menyamar di Balik Asap
Tiga Orang Lain Jadi Tersangka
Selain Jule, polisi mengamankan RR, RN, dan seorang warga negara China berinisial XC.
Dalam pengembangan perkara, XC disebut berkaitan dengan pemasokan vape yang mengandung etomidate. Polisi juga menyita puluhan cartridge dari lokasi penangkapan XC.
Posisi ketiga orang tersebut berbeda dengan Jule. Polisi menetapkan RR, RN, dan XC sebagai tersangka dalam perkara tersebut, sedangkan Jule tidak ditetapkan sebagai tersangka.
Perbedaan status ini menjadi salah satu bagian yang paling banyak dicari publik ketika perkembangan kasus mulai muncul dengan istilah status Jule, kasus Jule terbaru, dan Jule terseret kasus narkoba.
Jule Disebut Sebagai Pemakai
Perkembangan berikutnya membuat posisi Jule semakin jelas. Polisi menyatakan Jule ditempatkan sebagai pemakai, bukan sebagai tersangka dalam jaringan yang sedang diusut.
“Untuk JP, … kami tetapkan sebagai pemakai,” ujar AKP Michael Tandayu.
Jule kemudian diarahkan untuk menjalani asesmen dan proses rehabilitasi sesuai mekanisme yang disampaikan kepolisian.
Kalau melihat rangkaian perkaranya dari awal, bagian ini memang cukup penting. Penangkapan seseorang dalam sebuah pengembangan kasus tidak selalu berarti orang tersebut otomatis memiliki status hukum yang sama dengan pihak lain. Dalam kasus Jule, polisi justru memisahkan posisi pengguna dengan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
Kasus Jule Masih Jadi Perhatian
Perkara selebgram Jule memperlihatkan bagaimana sebuah kasus yang bermula dari temuan cartridge vape kemudian berkembang menjadi penyelidikan yang lebih luas. Ada pemeriksaan barang bukti, tes urine, penelusuran pemasok, hingga penentuan status hukum masing-masing orang.
Bagi pembaca yang mengikuti kasus ini dari media sosial, wajar kalau ada bagian yang terasa simpang siur. Informasi tentang siapa yang ditangkap, siapa yang menjadi tersangka, dan siapa yang menjalani rehabilitasi memang perlu dibedakan.
Untuk saat ini, proses hukum terhadap tiga tersangka tetap berjalan, sementara Jule menjalani tahapan asesmen dan rehabilitasi sesuai proses yang telah disampaikan polisi.
Perkembangan berikutnya tentu masih perlu dilihat berdasarkan keterangan resmi dan hasil proses hukum. Jadi, daripada ikut menyebarkan potongan informasi yang belum jelas, lebih aman melihat keseluruhan kronologi dan status masing-masing pihak secara utuh.