Gila banget! Yang ditunggu-tunggu malah cuma berlangsung sekejap mata. Jeka Saragih yang kita banggakan harus tumbang di ronde pertama lawan petarung Malaysia, Ammarul Shafiq, di ajang BYON Combat Showbiz 8.
Aksi yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Sabtu malam (29/8) itu benar-benar di luar ekspektasi. Pasalnya, bentrokan ini udah dinanti-nanti banget sama penggemar bela diri tanah air. Tapi, Ammarul Shafiq yang tampil tanpa beban sukses mencuri perhatian. Cuma butuh satu serangan lutut akurat ke ulu hati, Jeka langsung ambruk dan nggak bisa lanjutin pertarungan. Kalah TKO di awal ronde pertama, gengsi banget pasti.
Buat yang belum tahu, Jeka Saragih datang dengan segudang pengalaman, termasuk pernah merumput di ajang paling prestisius, UFC. Tapi ternyata, pengalaman mentereng itu belum cukup buat ngebendung agresivitas Ammarul. Sabuk BYON Kickstriking Asia pun resmi melayang ke Negeri Jiran. Sedih? Jelas. Tapi ini jadi pelajaran keras buat skena bela diri Indonesia.
Baca juga: Hasil Akhir BYON Combat Showbiz 8 Bikin Penasaran, Ammarul dan Wong Jhonson Langsung Nge-Hits!
Ammarul sendiri nggak mau jumawa. Begitu pertarungan usai, dia langsung blak-blakan kalau target utamanya bukan cuma berhenti di sini. Dia sudah mengincar ajang yang lebih gede, yaitu BYON World Grandprix 2026 yang bakal digelar di Indonesia Arena, 12 Desember mendatang. Menariknya, petarung asal Malaysia ini mendedikasikan kemenangannya untuk negaranya yang sedang merayakan kemerdekaan ke-69.
Menurut aku pribadi, ini jadi alarm keras buat para pegulat Tanah Air. Jeka jelas punya kualitas, tapi mungkin faktor tekanan dan antisipasi strategi lawan jadi kendala utama. Sementara buat Ammarul, ini adalah tiket emas buat melambung di kancah internasional. CEO BS Nutrition yang menaunginya, Raja Lokman Raja Ahmad, juga ikut bangga dan nyebut kalau ini adalah bukti bahwa atlet Malaysia bisa bersaing.
Kejutan di BYON Combat Showbiz 8 ini mengingatkan kita semua, bahwa dalam olahraga bela diri, nama besar nggak menjamin kemenangan. Sekarang tinggal lihat, bisakah Jeka bangkit, atau justru Ammarul yang bakal jadi penguasa baru di divisinya? Satu hal yang pasti, persaingan di level Asia kini makin seru dan nggak bisa diprediksi.