Owner Bibi Kelinci Jadi Tersangka Usai Kasus Pencurian Viral
Kasus yang menimpa pemilik Bibi Kelinci Kopitiam menjadi sorotan publik setelah situasinya berbalik arah. Awalnya, pemilik restoran tersebut melaporkan dugaan pencurian oleh pelanggan. Namun, beberapa waktu kemudian ia justru ditetapkan sebagai tersangka terkait unggahan rekaman CCTV di media sosial.
Peristiwa ini terjadi pada 19 September 2025 di restoran Bibi Kelinci Kopitiam yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan. Saat itu, sepasang pelanggan berinisial ZK dan ESR datang dan memesan sejumlah makanan serta minuman. Berdasarkan laporan yang beredar, pesanan tersebut terdiri dari 11 menu makanan dan 3 minuman dengan total tagihan sekitar Rp530 ribu.
Kronologi Dugaan Pencurian di Bibi Kelinci Kopitiam
Menurut kronologi yang disampaikan, pasangan tersebut diduga mengambil pesanan dari dapur restoran sebelum akhirnya meninggalkan lokasi tanpa menyelesaikan pembayaran. Merasa dirugikan, pemilik restoran Nabilah O’Brien kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mampang Prapatan dengan dugaan tindak pencurian.
Tak lama setelah kejadian, rekaman CCTV pelanggan yang diduga mencuri makanan di Bibi Kelinci Kopitiam diunggah ke media sosial. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu perhatian publik karena memperlihatkan dugaan aksi pelanggan yang meninggalkan restoran tanpa membayar.
Baca juga: Video Inara Rusli Viral: Apa yang Sebenarnya Terjadi dalam Rekaman CCTV yang Heboh di Media Sosial?
Polisi Jelaskan Dua Perkara yang Berbeda
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa kasus ini tidak hanya berkaitan dengan dugaan pencurian. Polisi menjelaskan bahwa terdapat dua laporan yang berjalan secara terpisah.
Kasus pertama berkaitan dengan dugaan pencurian pelanggan di Bibi Kelinci Kemang yang dilaporkan oleh pihak restoran. Sementara itu, kasus kedua berkaitan dengan unggahan rekaman CCTV yang berujung laporan dugaan pelanggaran UU ITE.
Pihak kepolisian menyatakan kedua perkara tersebut diproses oleh unit yang berbeda karena memiliki dasar laporan yang tidak sama. Situasi ini membuat kasus owner Bibi Kelinci jadi tersangka menjadi perhatian luas di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.
Kasus ini masih terus berjalan dan proses hukum terhadap kedua laporan tersebut masih dalam tahap penanganan oleh pihak berwenang.

